<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000693</controlfield>
  <controlfield tag="005">20240220080746</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0224000039</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">240220                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">607</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">607 RHO p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">RHOYFATUL RIZQY D.A</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">PERBEDAAN PEMBERIAN REBUSAN SELEDRI TERHADAP  PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN  HIPERTENSI RINGAN DAN NORMAL DI WILAYAH KERJA  UPTD PUSKESMAS BENTENG KABUPATEN KEPULAUAN  SELAYAR TAHUN 2023 /</subfield>
   <subfield code="c">RHOYFATUL RIZQY D.A</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bulukumba,</subfield>
   <subfield code="c">2023</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xiii, 82 hlm :</subfield>
   <subfield code="b">ilus ;</subfield>
   <subfield code="c">26 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Terapi Rebusan Seledri</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Hipertensi Ringan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">ABSTRAK&#13;
Perbedaan Pemberian Rebusan Seledri Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien &#13;
Hipertensi Ringan Dan Normal Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Benteng Kabupaten &#13;
Kepulauan Selayar Tahun 2023. Rhoyfatul1, Andi Suswani2, Haerati3&#13;
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang banyak diderita penduduk &#13;
seluruh dunia. Hipertensi tidak terjadi secara langsung dan biasanya diawali dengan kenaikan &#13;
tekanan darah secara bertahap dan terus menerus. Hipertensi diawali oleh prahipertensi, &#13;
merupakan hipertensi tahap satu yang mempunyai tekanan darah sistolik berkisar antara 120-139 &#13;
mmHg dan tekanan darah diastolik berkisar antara 80-89 mmHg (Yuni Sri, 2018). &#13;
Tujuan Penelitian:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan &#13;
seledri terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi ringan di Wilayah Kerja UPTD &#13;
Puskesmas Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2023. &#13;
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan rancangan &#13;
one-group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 159 pasien di UPTD &#13;
Puskesmas Benteng. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 responden. Berdasarkan rumus &#13;
pengambilan sampel Isaac dan Michael. &#13;
Hasil Penelitian: Hasil analisis menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan &#13;
5% (? = 0,05). Berdasarkan hasil uji ini, didapatkan nilai p value adalah 0,000 dengan demikian p &#13;
value&lt; ? (0,007&lt;0,05), maka hipotesis diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat &#13;
perbedaan rebusan seledri terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi ringandan &#13;
normal di UPTD Puskesmas Benteng Kecamatan Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar.&#13;
Kesimpulan dan Saran : Terdapat pengaruh pemberian rebusan seledri terhadap penurunan &#13;
tekanan darah pasien hipertensi ringan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Benteng Kabupaten &#13;
Kepulauan Selayar Tahun 2023. Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat digunakan &#13;
sebagai bahan referensi untuk menurunkan tingkat hipertensi pada lansia.&#13;
Kata kunci : Terapi Rebusan Seledri. Hipertensi Ringan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Perpustakaan Pusat</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">042/STIKES-PH/10/XII/23</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
